Dikala kau tertawa bersamanya
Aku terpuruk menyimpan rindu
Melihat tanpa melihat
Meminta tanpa memaksa
Kau membalas rinduku
Hasrat terpendam dalam
Ingin aku memliliki
Utuh senyum manismu
Dan luka ini
Kau tutup dengan cinta
Secangkir kopi yang kau pesan
Dan teh tawar untukku
Menemani duduk di sudut senja
"kenapa kau memesan teh tawar"
Tak apa, aku hanya ingin tak ada yang menandingi manismu
Jawabku tersipu
Disambut tawa yang renyah olehnya
Matahari tenggelam dengan sempurna
Sesempurnaku olehnya
Rindu yang dulu ku pendam
Meluaplah sudah tak karuan
Dengan senyumnya hatiku mampu berdegup dengan kencang
Tuntas sudah rindu ini
Apa yang membuatku senang bukan kepalang ini
Jawabannya cukup singkat
Bisa menghabiskan senja yang sempurna
Dengan seseorang yang menyempurnakanku
Kopi dan teh tadi jadi saksi
Selain pohon kelapa yang melambai
Dan pasir putih lembut ini
Tidak...
Aku hampir lupa
Itu semua hanya anganku
Terlalu sempurna untuk sebuah angan
Dan terlalu sakit menerima kenyataan
Karena senja sempurnamu hanya miliknya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar